Suami Sering Ej4ku-lasi Dini, Istri Harus Bagaimana? Ini Jawaban Buya Yahya Lengkap dengan Penjelasannya



Buya Yahya memberikan penjelasan mengenai suami yang sering ejakulasi dini dan sikap istri harus bagaimana.

Dalam kesempatan ini, ada seorang wanita yang meminta pencerahan kepada Buya Yahya, tentang hubungannya bersama suaminya yang dikutip PORTAL JEMBER dari salah satu unggahan di Kanal Youtube Buya Yahya pada 27 Mei 2021.

"Saya sudah menikah selama lima tahun dan sudah dikaruniai anak. Selama saya menikah, saya tidak pernah merasakan kepuasan dalam hubungan suami istri," ucap wanita tersebut.

Setelah itu, wanita tersebut mulai memberikan pertanyaan kepada Buya Yahya tentang keluhan yang dialami dirinya yaitu kekuarangan yang dimiliki oleh suaminya yaitu ejakulasi dini.

Suami saya punya kekurangan ejakulasi dini dan setelah kami mempunyai anak malah semakin parah. Maaf, setiap kali berhubungan dia enggak pernah memasukan dan selalu mengeluarkan spermanya diluar secara terus menerus, yang saya tanyakan apa saya dosa?" tanya wanita tersebut.

"Saya enggan bahkan males setiap suami saya minta berhubungan karena saya tahu ujung-ujungnya mengecewakan," tambah wanita tersebut dalam pertanyaannya.

Setelah mendengar ucapan dari wanita tersebut mengenai pertanyaan dari ejakulasi dini yang dimiliki oleh suaminya. Buya Yahya mulai memberikan jawabannya.

"Hal-hal semacam ini tidak bisa diselesaikan dari perbincangan sepihak, karena hubungan suami istri harus ada satu komunikasi khusus," jawab Buya Yahya

Setelah itu Buya Yahya mulai menjelaskan tentang makna dari komunikasi yaitu saling melengkapi, yang di mana ada sebuah obrolan antara suami dan istri mengenai masalah hubungan yang dialaminya.

"Jadi kalau ada laki-laki merasa dirinya adalah ejakulasi dini itu, mestinya dia itu didalam berhubungan ya tidak langsung dia melakukan hubungan. Akan tetapi dia bisa berikan qotimah yang cukup kepada istrinya. Sehingga disaat berhubungan istri bisa mengimbangi kepuasan dengan suami," ucap Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya, hal ini terjadi karena sebuah ego dari seseorang. Di mana suami tiba-tiba cari senang sendiri yang penting senang duluan tidak pernah memikirkan pasangannya. Setelah itu ia juga bertanya kepada wanita tersebut mengenai tolak ukur dari ejakulasi dini.

"Cuman, ukuran ejakulasi dini itu seperti apa? Mohon maaf ya, bisa jadi seorang suami itu bukan ejakulasi dini. Akan tetapi seorang istri berpikir seperti itu," ucapnya.

"Sehingga seorang suami sudah menemukan waktu yang cukup akan tapi istri tidak, jadi gak bisa. Obrolan seperti ini gak bisa," kata Buya Yahya.

Buya Yahya pun menyarankan hal ini dibicaran bai-baik atau secara khusus dengan pasangan, karena menurutnya kemaksimalan dalam hubungan itu akan terjadi terjadi komunikasi.

"Mungkin harus bertemu khusus, suami istri ngobrol. Seperti apa sih sebab durasi hubungan suami istri itu yang normal? 10 menit, 15 menit, 1 jam? Bukan itu, kemaksimalannya adalah disaat terjadi komunikasi hubungan itu menarik akan ketemu," ujarnya.

"Sehingga kadang itu tidak perlu waktu lama, itu kan dalam kisah atau mungkin telah dibius oleh novel, film-film, cerita semakin lama permainan semakin, dari mana itu semuanya kisah terjadi?" ucap Buya Yahya.

Selanjutnya, Buya Yahya mengatakan jika durasi dalam hubungan, tidak masuk dalam ukuran kepuasan suami dan istri.

"Bisa saja waktu singkat, istri terpenuhi kebutuhannya suami setelah itu bisa beraktivitas yang lainnya. Jadi durasi itu tidak masuk dalam kepuasaan suami istri," ucap Buya Yahya.

Berapa sih dininya? Kalau memang, mohon maaf baru masuk udah keluar itu dini betul. Akan tetapi, kalau sudah seorang suami sudah berusaha untuk berubah bahkan berdetik-detik atau bahkan sudah masuk ke menit berikutnya. Itu bukan waktu yang singkat, bisa jadi istri mengalami masalah," ucap Buya Yahya.

Jadi, Buya Yahya menyarankan adanya komunikasi aktif antara suami istri yang intens dalam urusan ini, dan diharapkan juga suami harus perhatian dalam hal ini kepada istri. Agar suami tahu irama seperti ketukan-ketuak bermain hadrah, artinya mengerti kapan waktu ini sudah kapan waktu itu belum.

"Maka dianjurkan seorang suami atau istri itu sampai kepada puncak kesenangannya, dia menyampaikan kepada istri atau suaminya. Karena disaat seperti itu ada kepuasaan tersendiri bagi seorang suami menjadikan istrinya puas," ucap Buya Yahya.***

Belum ada Komentar untuk "Suami Sering Ej4ku-lasi Dini, Istri Harus Bagaimana? Ini Jawaban Buya Yahya Lengkap dengan Penjelasannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel