Wahai Perempuan, 7 Kalimat Ini lebih Tajam Dibandingkan Pedang dan Melukai Hati Suamimu
Wahai Perempuan, 7 Kalimat Ini lebih Tajam Dibandingkan Pedang dan Melukai Hati Suamimu
Laki-laki juga bisa merasakan sakit hati sama halnya dengan perempuan. Seorang
suami akan mudah merasakan sakit hati jika istrinya kurang menjaga perasaannya.
Meskipun pada hakikatnya laki-laki lebih kuat dari pada perempuan dan tidak
selalu menggunakan perasaanya.
Rumah
tangga yang harmonis didalamnya berisi suami istri yang harmoni juga. Tetapi,
apa kejadiannya jika seorang istri hampir selalu dengan sifat perempuannya yang
ini itu membuat hatinya terluka, bukan menjadi keluarga harmonis malah menjadi
keluarga biasa-biasa saja.
Suami
sangat mengharapkan istrinya untuk menerima ia apa adanya. Serta tulus dan
ikhlas mencintainya. Suami berharap istrinya bukanlah perempuan yang banyak
repetan dan juga mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas sehingga membuat ia
bersedih. Bahkan beberapa suami memilih untuk memendam kesedihannya sebab istri
mereka, sehingga sang istri tidak menyadari kesalahan mereka.
Berikut
ulassan 7 kalimat ini lebih tajam dibandingkan pedang dan melukai hati suamimu
:
1. Ternyata Pendapat Ibuku tentang
Kamu Benar. Berkata demikian sama saja sebagai
perempuan (istri) bersama Ibu Anda beranggapan bahwa suami Anda bukanlah suami
yang baik. Suami Anda akan berpikir bahwa Anda sudah mengatakan (bercerita)
hal-hal yang tidak baik tentang dirinya pada Ibu Anda sendiri. Hal ini membuat
hatinya terluka. Sebaiknya sebagai istri jika Anda kurang senang dengan suami
langsung utarakan pada dirinya saja.
2. Mas Kenapa kamu
enggak belikan aku kalung mahal seperti tetangga kita? Tidak jarang
kita jumpai para istri yang terlalu menuruti nafsu untuk membeli sesuatu hal
pada suaminya. Seperti halnya dengan sebuah kalung yang mahal. Sebagai istri
hargailah pemberian dari suami meskipun harganya murah, ia sudah bekerja
mencari nafkah dan banting tulang untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan
istrinya. Jadilah seorang yang penuh bersyukur kepada Allah SWT.
3. Kamu nggak becus
jadi ayah mas. Ibu memang mendapat
kedudukan paling tinggi dibandingkan seorang Ayah. Rasulullah menyuruh berbakti
kepada Ibu terlebih dahulu baru kemudian pada Ayah. Namun, jangan pernah
mengatakan pada suami bahwa ia tidak becus menjadi seorang Ayah, kadang seorang
suami perlu belajar (lebih telaten) dalam hal mengurus anak-anak atau lainnya
didalam rumah. Jangan pernah mengatakan hal demikian terlebih depan anak. Ini
sangat melukai hati suami Anda.
4. Kalau kamu sayang
aku maka. Jika ingin sesuatu dari suami sampaikan dengan tutur kata
yang baik, jangan seperti tutur kata diatas. Gara-gara masalah sepele bisa
mengurangi keharmonisan rumah tangga Anda. Seperti Anda memintakan suami untuk
membeli smartphone mahal ditengah kondisi keuangan pas-pasan, lalu Anda dengan
cerewwtnya bilang “ pap enggak sayang aku lagi, karena enggak beli smartphone”.
Padahal sebagai suami ia selalu menyayangi Anda sepanjang hidupnya, kesanggupan
tidak membeli smartphone bukan bentuk sebuah kasih sayang. Jadilah seorang
istri yang selalu bersyukur.
5. Ibumu cerewet banget
Mas. Setelah
Anda menikah, otomatis dua keluarga besar akan menyatu yaitu antara orang tua
Anda dan juga orang tua suami. Sebagai istri, jika Anda pernah merasakan kesal
pada mertua, jangan sama sekali mengatakan ‘Ibu kamu mas cerewet banget sich’.
Tentu berkata demikian melukai hati suami Anda. Ia pasti kurang menerima Ibunya
dibilang begitu. Seorang anak laki-laki bakti terbesarnya hanya pada Ibu
kandungnya sampai akhir hayat.
6. Kamu selingkuh ya? Jangan pernah menuduh suami
dalam hal menuduhnya selingkuh. Menuduhnya berselingkuh Anda harus mempunyai
bukti yang kuat dan saksi-saksi. Islam sangat melarang hal ini. Dan pastinya
suami Anda akan kecewa dengan sikap Anda menuduhnya berselingkuh.
7. Mantanku lebih baik
dari pada dirimu mas. Nah, sebagai poin terakhir. Jangan pernah mengatakan kalimat
ini. Ini terlalu kejam untuk diucapkan pada suami, biasanya kata-kata ini
keluar pada pasangan yang baru menikah setelah beberapa waktu berkenalan.
Kalimat seperti ini juga melukai perasaan suami Anda.
Sahabat perempuan. Seorang laki-laki tidak pernah ingin
dibanding-bandingkan dengan laki-laki lainnya. Sudah kewajiban bagi Anda untuk
menerima segala kekurangan suami Anda, begitu juga hal yang sama dilakukan para
suami. Sebagai istri kewajiban Anda hanyalah patuh dan taat pada suami dengan
ridha Allah, inilah yang mengantarkan Anda ke Surga, Insya Allah.
Sahabat. Jika pernah mengatakan kalimat-kalimat diatas pada
suami Anda, segeralah minta maaf meskipun ia sudah memaafkannya. Semoga
bermanfaat, jazakumullah.
Belum ada Komentar untuk "Wahai Perempuan, 7 Kalimat Ini lebih Tajam Dibandingkan Pedang dan Melukai Hati Suamimu"
Posting Komentar